Fokus dan Program Studi Unggulan Universitas Negeri Gorontalo dalam Membangun Sumber Daya Manusia Unggul


Salah satu hal yang menjadi fokus utama Universitas Negeri Gorontalo (UNG) adalah pengembangan program studi unggulan untuk membangun sumber daya manusia unggul. Program studi unggulan ini dirancang untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam memajukan potensi dan kualitas sumber daya manusia di Gorontalo dan sekitarnya.

Menurut Rektor UNG, Prof. Dr. Syamsu Qamar Badu, “Fokus dan Program Studi Unggulan Universitas Negeri Gorontalo sangat penting dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.” Dengan adanya program studi unggulan, UNG berharap dapat melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi tinggi dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Salah satu contoh program studi unggulan yang dimiliki oleh UNG adalah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Menurut Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Nurhayati, “Program studi ini memiliki kurikulum yang sesuai dengan tuntutan industri dan pasar kerja saat ini. Kami juga aktif mengembangkan kerjasama dengan berbagai instansi dan industri untuk memastikan lulusan kami siap terjun ke dunia kerja.”

Selain itu, UNG juga memiliki Program Studi Teknologi Pendidikan yang menjadi salah satu program unggulan dalam menghadapi era digitalisasi. Menurut Kepala Program Studi Teknologi Pendidikan, Dr. Muh. Arif Tiro, “Kami terus berupaya mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran agar lulusan kami mampu menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0.”

Dengan adanya fokus dan program studi unggulan, Universitas Negeri Gorontalo diharapkan mampu menjadi lembaga pendidikan yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul dan berkualitas. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa, dosen, serta stakeholder terkait, diharapkan dapat membantu UNG mencapai visi dan misinya dalam membangun sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di era globalisasi.