Kegiatan Ekstrakurikuler dan Kepemimpinan Mahasiswa di Universitas Pelita Harapan


Kegiatan ekstrakurikuler di Universitas Pelita Harapan (UPH) memegang peranan penting dalam membentuk kepemimpinan mahasiswa. Menurut Dr. Hendra, Dekan Fakultas Psikologi UPH, kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi wahana bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skills, seperti kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi.

Di UPH, terdapat berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh mahasiswa, mulai dari organisasi kemahasiswaan, klub olahraga, hingga komunitas seni dan budaya. Dengan bergabung dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dapat belajar bekerja dalam tim, mengelola waktu dengan baik, dan meningkatkan kemampuan komunikasi.

Salah satu contoh kegiatan ekstrakurikuler yang sangat populer di UPH adalah “Student Executive Board” atau SEB. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memegang jabatan kepemimpinan dan memimpin berbagai proyek di kampus. Menurut Sarah, seorang mahasiswa UPH yang pernah menjabat sebagai Ketua SEB, kegiatan ini memberinya pengalaman berharga dalam mengelola tim dan mengambil keputusan yang tepat.

Namun, tidak hanya kegiatan ekstrakurikuler yang dapat membentuk kepemimpinan mahasiswa. Menurut Prof. Dr. Bambang, Rektor UPH, pembelajaran di luar kelas juga memiliki peran penting dalam mengasah kemampuan kepemimpinan. “Mahasiswa perlu belajar untuk menjadi pemimpin yang visioner, mampu memimpin dengan integritas, dan memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan,” ujarnya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dan pembelajaran di luar kelas memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepemimpinan mahasiswa di Universitas Pelita Harapan. Mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk mengembangkan potensi kepemimpinan yang ada dalam diri mereka.